IRMAS NURUL FATA 2009/2010

Play untuk melihat video...!!!

Galeri IRMAS NURUL FATA

Kenangan Selalu akan dibawa kemanapun kita pergi....

Kamis, 16 Desember 2010

PENGUMUMAN LOMBA CERPEN

Pengumuman lomba cerpen pada Workshop Jurnalistik SMK Negeri 1 Brebes yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Desember 2010 dapat dilihat di blog ini.. Baca Selengkapnya....

Senin, 24 Mei 2010

PASAR tempatMAJELIS TERBURUK dan MASJID adalah Tempat Majelis TERBAIK

PASAR tempatMAJELIS TERBURUK dan MASJID adalah Tempat Majelis TERBAIK
Kenapa Majelis yang Terburuk adalah Pasar…???
Majelis adalah sebuah kumpulan manusia dimana didalamnya terdapat sebuah perencanaan atau pembicaraan serta kegiatan-kegiatan lainya yang berhubungan dengan adanya majelis itu.
Lalu kenapa Pasar adalah majelis yang terburuk dan Masjid adalah majelis yang Terbaik…???
Al kisah Suatu saat Iblis mendatangi dan bertanya Kepada Allah SWT. “Ya Allah manusia memiliki rumah. Lalu rumah untuk kami dimana?” Allah Berfirman “Wahai Iblis Tempat tinggalmu adalah di tempat buang kotoran(WC)”Iblispun bertanya lagi” Ya Allah manusia memiliki tempat untuk berkumpul yaitu masjid. Maka dimanakah tempat berkumpul untuk kami?” Allah berfirman “Tempat berkumpul dan bermajlis kamu adalah di Pasar”. ………
Dari uraian diatas terlihak bukti bahwa Pasar adalah tempat berkumpulnya iblis.
Dan bila kita logika secara Akal sehat. Di pasar terjaadi begitu banyak kejadian. Seperti jual beli dan kejadian lainya. Tapi coba pikirkan kejadian yang lainya yang sangat merugikan. Sudah memikirkan…… belum………..?????




Kalau sudah pasti tau kan kejadian yanmg merugikan yang terjadi di pasar. Coba sebutkan…!!

Ya benar pencopetan, pencurian, penjambretan, kecurangan dalam penjualan, dan yang lainya.
Itu semua terjadi karena di pasar itu adalah tempat berkumpulnya iblis dan syaiton.
Tapi berbeda dengan yang dimasjid. Bila kita memasuki pasar maka kita akan merasa hawanya panas tapi blia kita masuk ke dalam masjid maka hawa yang terasa itu sejuk sekali. Karena masjid adalah Rumah Allah SWT dan tempat berkumpulnya orang alaim dan para malaikat.
Maka dari itu Perbanyaklah ke masjid jangan memperbanyak pergi ke pasar.
Baca Selengkapnya....

Jumat, 30 April 2010

Pikirkan dan Syukurilah!

Pikirkan dan Syukurilah!
Artinya, ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada Anda.
Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah
kedua telapak kaki.
{Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup
menghitungnya.}
(QS. Ibrahim: 34)
Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air,
semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, Anda memiliki
dunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapi
tak pernah mengetahuinya.
{Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin.}
(QS. Luqman: 20)
Anda memiliki dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan dua
kaki.
{Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?}
(QS. Ar-Rahman: 13)
Apakah Anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu
yang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalan
terus menerus tiada henti? Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak di
atas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidak
kuat dan suatu ketika patah?
Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketika
sanak saudara di sekitar Anda masih banyak yang tidak bisa tidur karena
sakit yang mengganggunya? Pernahkah Anda merasa nista manakala dapat
menyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang di
sekitar Anda yang tidak bisa makan dan minum karena sakit?
3
Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannya
Allah menjauhkan Anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembali
mata Anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit Anda yang terbebas dari
penyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otak
Anda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan.
Adakah Anda ingin menukar mata Anda dengan emas sebesar gunung
Uhud, atau menjual pendengaran Anda seharga perak satu bukit? Apakah
Anda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah Anda,
hingga Anda bisu? Maukah Anda menukar kedua tangan Anda dengan
untaian mutiara, sementara tangan Anda buntung?
Begitulah, sebenarnya Anda berada dalam kenikmatan tiada tara dan
kesempumaan tubuh, tetapi Anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasa
resah, suntuk, sedih, dan gelisash, meskipun Anda masih mempunyai nasi
hangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuk
tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat.
Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga Anda
pun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa Anda mudah terguncang hanya
karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masih
memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian,
karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu, dan
kemudian syukurilah!
{Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan.}
(QS. Adz-Dzariyat: 21)
Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah,
pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia di sekeliling Anda. Dan
janganlah termasuk golongan
{Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya.}
(QS. An-Nahl: 83) 

Dikutip Dari buku La Tahzan Baca Selengkapnya....

Kamis, 29 April 2010

Bagaimana Memahami Ayat Allah di Alam

Bagaimana Memahami Ayat Allah di Alam

Dalam Al Qur'an dinyatakan bahwa orang yang tidak beriman adalah mereka yang tidak mengenali atau tidak menaruh kepedulian akan ayat atau tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah di alam semesta ciptaan-Nya.

Sebaliknya, ciri menonjol pada orang yang beriman adalah kemampuan memahami tanda-tanda dan bukti-bukti kekuasaan sang Pencipta tersebut. Ia mengetahui bahwa semua ini diciptakan tidak dengan sia-sia, dan ia mampu memahami kekuasaan dan kesempurnaan ciptaan Allah di segala penjuru manapun. Pemahaman ini pada akhirnya menghantarkannya pada penyerahan diri, ketundukan dan rasa takut kepada-Nya. Ia adalah termasuk golongan yang berakal, yaitu

"…orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali 'Imraan, 3:190-191)

Di banyak ayat dalam Al Qur'an, pernyataan seperti, "Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?", "terdapat tanda-tanda (ayat) bagi orang-orang yang berakal," memberikan penegasan tentang pentingnya memikirkan secara mendalam tentang tanda-tanda kekuasaan Allah. Allah telah menciptakan beragam ciptaan yang tak terhitung jumlahnya untuk direnungkan. Segala sesuatu yang kita saksikan dan rasakan di langit, di bumi dan segala sesuatu di antara keduanya adalah perwujudan dari kesempurnaan penciptaan oleh Allah, dan oleh karenanya menjadi bahan yang patut untuk direnungkan. Satu ayat berikut memberikan contoh akan nikmat Allah ini:

"Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan." (QS. An-Nahl, 16:11)

Marilah kita berpikir sejenak tentang satu saja dari beberapa ciptaan Allah yang disebutkan dalam ayat di atas, yakni kurma. Sebagaimana diketahui, pohon kurma tumbuh dari sebutir biji di dalam tanah. Berawal dari biji mungil ini, yang berukuran kurang dari satu sentimeter kubik, muncul sebuah pohon besar berukuran panjang 4-5 meter dengan berat ratusan kilogram. Satu-satunya sumber bahan baku yang dapat digunakan oleh biji ini ketika tumbuh dan berkembang membentuk wujud pohon besar ini adalah tanah tempat biji tersebut berada.
Bagaimanakah sebutir biji mengetahui cara membentuk sebatang pohon? Bagaimana ia dapat berpikir untuk menguraikan dan memanfaatkan zat-zat di dalam tanah yang diperlukan untuk pembentukan kayu? Bagaimana ia dapat memperkirakan bentuk dan struktur yang diperlukan dalam membentuk pohon? Pertanyaan yang terakhir ini sangatlah penting, sebab pohon yang pada akhirnya muncul dari biji tersebut bukanlah sekedar kayu gelondongan. Ia adalah makhluk hidup yang kompleks yang memiliki akar untuk menyerap zat-zat dari dalam tanah. Akar ini memiliki pembuluh yang mengangkut zat-zat ini dan yang memiliki cabang-cabang yang tersusun rapi sempurna. Seorang manusia akan mengalami kesulitan hanya untuk sekedar menggambar sebatang pohon. Sebaliknya sebutir biji yang tampak sederhana ini mampu membuat wujud yang sungguh sangat kompleks hanya dengan menggunakan zat-zat yang ada di dalam tanah.

Pengkajian ini menyimpulkan bahwa sebutir biji ternyata sangatlah cerdas dan pintar, bahkan lebih jenius daripada kita. Atau untuk lebih tepatnya, terdapat kecerdasan mengagumkan dalam apa yang dilakukan oleh biji. Namun, apakah sumber kecerdasan tersebut? Mungkinkah sebutir biji memiliki kecerdasan dan daya ingat yang luar biasa?

Tak diragukan lagi, pertanyaan ini memiliki satu jawaban: biji tersebut telah diciptakan oleh Dzat yang memiliki kemampuan membuat sebatang pohon. Dengan kata lain biji tersebut telah diprogram sejak awal keberadaannya. Semua biji-bijian di muka bumi ini ada dalam pengetahuan Allah dan tumbuh berkembang karena Ilmu-Nya yang tak terbatas. Dalam sebuah ayat disebutkan:

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkah tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz). (QS. Al-An'aam, 6:59).

Dialah Allah yang menciptakan biji-bijian dan menumbuhkannya sebagai tumbuh-tumbuhan baru. Dalam ayat lain Allah menyatakan:

Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling? (QS. Al-An'aam, 6:95)


Biji hanyalah satu dari banyak tanda-tanda kekuasaan Allah yang diciptakan-Nya di alam semesta. Ketika manusia mulai berpikir tidak hanya menggunakan akal, akan tetapi juga dengan hati mereka, dan kemudian bertanya pada diri mereka sendiri pertanyaan "mengapa" dan "bagaimana", maka mereka akan sampai pada pemahaman bahwa seluruh alam semesta ini adalah bukti keberadaan dan kekuasaan Allah SWT.

Dikutip Dari Buku Berfikirlah Karya Harun Yahya
Baca Selengkapnya....

Sabtu, 24 April 2010

Hikayat Iblis : Dialog Iblis vs Rasulullah SAW

Hikayat Iblis : Dialog Iblis vs Rasulullah SAW

Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.

Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, "Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah untuk menghadap Rasullullah saw. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras."

Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu.

Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah saw. Maka sambut Iblis (alaihi laknat),

"Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?" Maka jawab Nabi dengan marah, "Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.

Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?"

Taklimat Iblis, "Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul Anbiya maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya."

Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, "Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu."

Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.


Pertanyaan Nabi (1):
"Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?"


Jawab Iblis:
"Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini."

Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, "Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah.

Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku."


Pertanyaan Nabi (2):
"Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?"


Jawab Iblis:
"Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram.

Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.

Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat."


Pertanyaan Nabi (3):
"Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?"


Jawab Iblis:
"Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa Diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya.

Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.

Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.

Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain aripada apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid'ah dan carut-marut.

Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut."


Pertanyaan Nabi (4):
"Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?"


Jawab Iblis:
"Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku"


Pertanyaan Nabi (5):
"Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?"


Jawab Iblis:
"Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya.

Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya - matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman."


Pertanyaan Nabi (6):
"Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?"


Jawab Iblis:
"Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya."


Pertanyaan Nabi (7):
"Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?"


Jawab Iblis:
"Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya."


Pertanyaan Nabi (8):
"Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?"


Jawab Iblis:
"Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa."


Pertanyaan Nabi (9):
"Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?"


Jawab Iblis:
"Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar - besar seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: "Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk."

Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a'zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.

Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan, "Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku", karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar 'Al-Faruq'.

Saidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, "Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid."

Saidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sebarang berhala. Bergelar 'Ali Karamullahu Wajhahu' - dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga 'Harimau Allah' dan engkau sendiri berkata, "Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya." Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya."

Pertanyaan Nabi (10):
"Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?"

Jawab Iblis:
"Umatmu itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril a.s, "Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat." Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat.

Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur."

Pertanyaan Nabi (11):
"Siapa yang serupa dengan engkau?"


Jawab Iblis:
"Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam."


Pertanyaan Nabi (12):
"Siapa yang mencahayakan muka engkau?"


Jawab Iblis:
"Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji."


Pertanyaan Nabi (13):
"Apakah rahasia engkau kepada umatku?"


Jawab Iblis:
"Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari."


Pertanyaan Nabi (14):
"Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?"


Jawab Iblis:
"Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang."


Pertanyaan Nabi (15):
"Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?"


Jawab Iblis:
"Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu', maka padamlah marahnya."


Pertanyaan Nabi (16):
"Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?"


Jawab Iblis:
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu."


Pertanyaan Nabi (17):
"Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?"


Jawab Iblis:
"Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya', aku beratkan hatinya untuk sholat."


Pertanyaan Nabi (18):
"Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?"


Jawab Iblis:
"Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam."


Pertanyaan Nabi (19):
"Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?"


Jawab Iblis:
"Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya"


Pertanyaan Nabi (20):
"Apa lagi yang memecahkan mata engkau?"


Jawab Iblis:
"Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, 'Syurga itu di bawah tapak kaki ibu'"
== Selesai ==

Baca Selengkapnya....

Selasa, 20 April 2010

KECAMAN DAN LARANGAN NABI TERHADAP UMATNYA UNTUK MENINGGALKAN SHALAT JUM'AT

KECAMAN DAN LARANGAN NABI TERHADAP UMATNYA UNTUK MENINGGALKAN SHALAT JUM'AT

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah mewanti-wanti dengan sangat
dan melarang keras umatnya untuk meninggalkan shalat Jum'at. Hal ini jelas
menunjukkan begitu wajibnya pelaksanaan shalat Jum'at tersebut.

Dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, keduanya mendengar
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda dari atas mimbarnya :
(menyinggung tentang orang-orang yang meninggalkan shalat jum'at).

"Artinya : Akan berhenti orang-orang itu meninggalkan shalat jum'at atau
Allah akan mengunci dan menutup hati mereka, lalu mereka pasti akan termasuk
kelompok orang-orang yang lalai" [1]

Al-Imam An-Nawawi rahimahullah mengomentari hadits ini, beliau berkata [2].
"Dari hadits ini bisa ditarik keterangan bahwa shalat Jum'at itu adalah
fardhu a'in.[3]

Saya berkata 'jumlah minimal seseorang akan termasuk mendapatkan kecaman
keras ini, bila dia meninggalkan tiga kali shalat jum'at'.

Diriwayatkan dari Abul Ja'ad Adh-Dhumasry radhiyallahu 'anhu. Nabi
Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Barangsiapa meninggalkan tiga kali shalat Jum'at karena
mengentengkan (malas) tanpa ada alasan (yang dapat diterima) niscaya Allah
Subhanahu wa Ta'ala akan menutup hatinya" [4]

Ibnul Munzdir rahimahullah menerangkan dalam kitab Al-Ausath matan hadits
terebut di atas dari riwayat Jabir bin Abdullah radhiyallahu 'anhu[5] (4/15)
dia mengatakan.

"Keterangan yang menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan Jum'at akan
mendapat kecaman itu bila dia meninggalkan tiga kali tanpa ada alasan".


[Disalin dari kitab Hadyu Nabi Fi Yaumil Jum'at Wal Yaltihaa mmin Shahihil
Sunnati, edisi Indonesia Petunjuk Nabi Tentang Amalan Pada Malam dan Hari
Jum'at, oleh Umar Abdul Mu'im Salim, terbitan Pusataka Azzam, 1997]
_________
Foote Note
[1]. Hadits ini diriwaytakan oleh Muslim (2/591), melalui jalur Abi Taubah
Ar-Rabi bin Nafi, telah menceritakan pada kami Mu'awiyah bin Salam dari Zaid
bin Salam, bahwasanya dia mendengar Abu Salam berkata : "Telah menceritakan
kepada saya Al-Hakam bin Mina' bahwa Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah
menceritakan kepadanya ... lalu dia menyebutkan hadits di atas".

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Ahmad (I/239, 254, 335 dan 2/84) An-Nasa'i
(3/88), Ibnu Majah (794), Ibnu Hibban (Mawarid 555) Al-Baihaqi dala m
Al-Kubra (3/171) melalui jalur Yahya bin Abi Katsir dari Abu Salam dari
Al-Hakim bin Mina' dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas Radhiyallahu anhum.

[2]. Syarah Muslim (6/152)
[3] Kewajiban shalat Jum'at juga disebutkan dalam Al-Qur'an yang mana Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman " Apabila diseru untuk shalat pada hari Jum'at
maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah dan tinggakan jual beli"
[Al-Jumuah : 9]

Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata dalam kitabnya Fathul Bari (2/282). Berkata
Asy-Syaikh Al-Muwaffaq "Perintah untuk pergi bersegera itu menunjukkan pada
wajibnya shalat jum'at, karena tidaklah wajib pergi bersegera kecuali untuk
memenuhi perbuatan yang wajib"

Saya berkata, Ayat di atas ditujukan pada setiap individu, oleh karena itu
Bukhari berkata dalam Shahihnya (Fathul bari 2/282) Bab Kewajiban Jum'at,
berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : " Apabila diseru untuk
shalat"

[4]. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad 93/424-425, Ibnu Abi Ashim
dalam kitab Al-Ahad wal Matsany 2/221, At-Tirmidzi 500, An-Nasa'i 3/88, Ibnu
Majah 1125, Ibnu Khuzaimah 3/176, Ibnu Hibban (Mawarid 554), Al-Hakim 1/280,
Al-Baihaqy dalam Al-Kubra 3/172 melalui jalur Muhammad bin Amr bin Al-Qamah
dari Ubaidah bin Sufyan, dari Abdil Ja'ad Adh-Dhumary.

Hadits ini dishahihkan oleh Al-Hakim dengan syarat (perawi) Muslim, dan
disetujui oleh Adz-Dzahabi.

Saya berkata : Muhammad bin Amr bin Al-Qamahi itu tsiqah (terpercaya) dia
selain haditnya Abu Salamah. Hadits tersebut tidak dengan syarat Muslim.
Beliau mengeluarkannya hanya mutaba'ah (pengikut, penguat) saja. Hadits ini
adalah shahih. Wallahu a'lam.

[5]. Hadits yang dari riwayat Jabir ini lemah karena di dalam sanadnya ada
Usaid bin Abi Usaid Al-Barrad. Dia ini walaupun mempunyai sifat jujur
menurut keterangan Al-Hafidzh Ibnu Hajar -termasuk orang yang Majhul hal
(tidak jelas keadaannya), bahkan dia terkadang ragu-ragu dalam beberapa
riwayat. Saya telah menjelaskan tentang orang ini (yakni Usaid) dengan cukup
luas dalam kitab saya : At-Ta'qibat wal Iltizamat.

Baca Selengkapnya....

Rabu, 14 April 2010

Pencerahan Hati.Com Facebooknya muslim Indonesia

Pencerahan Hati.Com Facebooknya muslim Indonesia

Pencerahanhati.com ya … Jangan heran, ini bukan situs kaya web atau blog gitu, tapi situs jejaring social mrip Facebook tapi khusus untuk muslim Indonesia. Setelah munculnya jejaring social muslim internasiaonal yaitu muxlim.com sekarang Indonesia juga sudah punya jejaring social muslimnya yaitu pencerahanhati.com ini.
Situs ini memaqng mirip Facebook tapi di pencerahanhati.com ini anda aka menemukan beberapa informasi seperti berita, artikel islami, tafsir, renungan, dan fitur lainya.
Anda juga dapat meulis blog di situs ini. Dan untuk lebih lengkapnya inilah fitur-fitur yang ada di pencerahan hati.com
FITUR PENCERAHAN HATI
* Adsense Muslim
Fitur yang memugkintan kita memasang adsense muslim untuk menghasilkan uang dari blog kita
* Facebook Auto Posting
Fitur ini adalah fitur yang apabila kita meulis comment maka otomatis komen itu akan terhubung dengan Facebook pencerahan hati
* Upload Photo
Fitur untuk meng upload foto anda ke pencerahan hati ini.
* Photo Tagging
Fitur ini memungkinkan kita untuk menandai Photo dengan suatu tulisan dengan nama teman kita.
* Photo Grabbing
Fitur ini memungkinkan member membuat duplikat (meng-copy) Photo dari Album Photo Member lain untuk dimasukan ke Albumnya sendiri.
* Profile Picture (Webcam)
Fitur ini memungkinkan member mengganti Photo Profil / Avatar nya langsung dari webcam yang terpasang di komputernya.
* Upload/Link Video
Fitur ini memungkinkan kita meng upload video kita ke situs ini.
* Group Video
Fitur ini memungkinkan member untuk mengelompokan video ke sebuah group dimana member lain dapat menjadi member group tersebut.
* Blog
Fitur ini memungkinkan member Pencerahan hati dapat membuat blog di situs ini.
* Activity Stream
Fitur ini adalah tampilan Rekaman Aktifitas Member Pencerahan Hati yang terakhir / terbaru.
* Alamat Internet Member
Fitur ini memungkinkan member Pencerahan Hati dapat menentukan sebuah alamat Internetnya sendiri sehingga dengan alamat Internet tersebut, publik dapat mengakses langsung Blog, Photo, Video, Komentar, Jadwal Kegiatan, Wall atau singkatnya halaman profil member (seperti di Facebook) yang berisi seluruh aktifitas member di Pencerahan Hati.
* Quick Comment
Fitur ini memungkinkan member Pencerahan Hati untuk secara langsung memberikan komentar terhadap aktifitas member Pencerahan Hati lainnya yang ditampilkan di Activity Stream / Rekaman Aktifitas.
* Komentar
Fitur ini memungkinkan kita memberikan komentar pada tema kita di Pencerahan Hati
* Undang Teman ke Pencerahan Hati
fitur yang membantu member Pencerahan Hati untuk mengundang rekan-rekannya untuk bergabung menjadi member Pencerahan Hati.
* Chatting
Fitur yang memungkinkan kita dapat chatting dengan teman kita di pencerahan hati
* Chatrooms
Fitur ini memungkinkan para member Pencerahan Hati untuk chatting ramai-ramai atau lebih dikenal dengan nama "conference".
* Group / Forum Diskusi
Fitur yang memungkinkan member Pencerahan Hati dapat membentuk Group yang dapat juga dijadikan sebagai Forum Diskusi atau Fans Page.
* Friend Suggest
Di fitur ini kita akan mendapatkan teman yang diajukan oleh situs pencerahan hati.
* Mutual Friends
Pencerahan Hati adalah situs silaturahim komunitas yang mendorong seluruh membernya untuk saling mengenal satu sama lain sebanyak-banyaknya mengeratkan ukhuwah Islamiyah.
* Beranda Utama Pencerahan Hati
diorganisir menjadi 1 Header Utama & 4 Kolom (Kolom Sayap Kiri, Kolom Utama Kiri, Kolom Utama Tengah & Kolom Utama Kanan). Header Utama berisi ringkasan untuk hal-hal yang terbaru di PH. Kolom Sayap Kiri berisi informasi tentang member lain (online dan yang kemungkinan besar dikenal). Kolom Utama Kiri berisi segala hal yang berhubungan dengan Interaktifitas oleh member lain (Komentar, Group, Diskusi, Wall Posting dan Kalender). Kolom Utama Tengah menampung rekaman aktifitas member yang terbaru, setiap aktifitas ini dapat diberi komentar dan di-suka (LIKE). Kolom Utama Kanan berisi daftar content terbaru yang ada di PH (blog / artikel / berita / kolom khusus / album / photo).
* Langkah Member Baru
1.Jangan Bingung.
2.Baca Info Fitur PH satu per satu (Kolom Sayap Kiri Terbawah).
3. Tambah Teman di PH dengan gunakan Search & Menu Pintas.
4. Baca Blog / Artikel & beri komentar.
5. Beri komentar pada Activity Stream.
6.Buat Blog.
7.Upload Photo.
8.Upload/Link Video.
9. Set Alamat Internet / Direct URL.
10. Undang teman-teman lainnya ke PH.
11.Gali terus fitur PH lainnya.
12. Kembali ke Langkah 3 - 11 secara berulang-ulang. InsyaAllah bermanfaat
* Muslim!Menjawab
Fitur ini adalah fasilitas layanan yang persis sama dengan Yahoo!Answers, dimana member dapat mengajukan sebuah pertanyaan dan member-member lain akan menjawab. Jawaban yang terbaik dapat dipilih oleh komunitas ataupun penanya. Suatu pertanyaan akan diberi waktu 14 hari untuk menerima berbagai jawaban, setelah itu masuk proses voting untuk menetukan jawaban terbaik. Setiap member, diberikan poin awal 100 poin. Member yang memberikan jawaban akan diberi 2 poin, jawabannya terpilih menjadi terbaik akan diberi 10 poin.

Seluruh pertanyaan dan jawaban di Muslim!Menjawab diwajibkan mengikuti Etika Muslim!Menjawab sebagai berikut
1. Pertanyaan atau jawaban tidak boleh menjelek-jelekkan Suku, Ras, Agama, Golongan dan user lainnya.
2. Harap gunakan kata-kata yang pantas. Dilarang memancing emosi (flame) user lain.
3. Sesama member diharapkan saling menghargai dan bersikap toleransi dengan user lainnya, karena tujuan kita di web site ini adalah untuk sama-sama belajar dan berbagi.
4. Tidak diperbolehkan untuk mengiklankan produk tertentu (termasuk memberikan link affilasi).
5. Dilarang menggunakan avatar yang menyinggung SARA, user lain mau pun yang mengandung kekerasan (violence and gore), pornografi dan hal-hal lain yang akan memicu ekses negatif.
6. Pertanyaan atau jawaban tidak melanggar segala peraturan dan/atau undang-undang yang berlaku di Republik Indonesia.
7. Penanya dan Penjawab bertanggungjawab penuh terhadap materi pertanyaan dan/atau materi jawaban yang diberikannnya dan dengan ini melepaskan pihak PencerahanHati.com dan/atau pihak-pihak terkait lainnya dari segala tuntutan hukum yang mungkin terjadi dan dari segala tanggungjawab materi dan/atau immateriil lainnya..
Jika ada yang melanggar salah satu atau lebih peraturan di atas, maka akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari peringatan, penghapusan pertanyaan dan/atau jawaban hingga penghapusan keanggotaannya di pencerahanhati.com.
Peraturan-peraturan akan ditambahkan dan disempurnakan seiring berjalannya waktu. Dengan menggunakan Muslim!Menjawab di PencerahanHati.com berarti Anda telah menyetujui semua peraturan yang ada.
* Alamat Internet Grup
Fitur ini memungkinkan member Pencerahan Hati yang memiliki gup dapat menentukan sebuah alamat Internetnya sendiri untuk grupnya sehingga dengan alamat Internet tersebut, publik dapat mengakses langsung segala aktifitas grup tersebut (seperti di Facebook).

Selain fitur-fitur diatas di situs ini juga dilengkapi dengan google map yang akan memperlihatkan lokasi teman kita yang ada di Pencerahan Hati, serta situs ini makin lengkap dengan adanya toko online baik toko online internasianal maupun local.
Dan situs ini adalah situs jejaring muslim Indonesia yang ingin menguatkan jalinan silaturahmi antar sesame muslim Indonesia. Oya ada layanan radio Islaminya juga loh. Jadi kita bias mendengarkan radio di situs ini.
Ayo gabung di situs ini dan rasakan manfaatnya…!!!

Daftar Pustaka
www.pencerahanhati.com

http://sainsteknology.blogspot.com

Baca Selengkapnya....

Al Qur'an English

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template